Unit Kontrol

Unit memori, aritmatika dan logika, dan input dan output menyimpan dan mengolah informasi dan melakukan operasi input dan output. Operasi unit­unit tersebut harus dikoordinasi dengan beberapa cara. Kooordinasi adalah tugas dari unit kontrol. Unit kontrol secara efektif merupakan pusat saraf yang mengirim sinyal kontrol ke unit lain dan mengetahui keadaan unit tersebut.
Transfer I/O yang terdiri dari operasi input dan output, dikontrol oleh instruksi progran I/O yang mengidentifikasi peralatan yang terlibat dan informasi
yang ditransfer.
Akan tetapi sinyal timing aktual yang mengatur transfer dibangkitkan oleh sirkuit kontrol. Sinyal timim adalah sinyal yang menentukan kapan suatu aksi tertentu dilakukan. Transfer data antara proses set dan memori juga dikontrol oleh unit kontrol melalui sinyal timing. Sangat beralasan untuk memikirkan suatu unit kontrol sebagai unit yang terpisah secara fisik dan terdefinisi dengan jelas yang berinteraksi dengan bagian lain dari mesin. Akan tetapi pada
prakteknya, hal tersebut jarang terjadi. Sejumlah besar jalur kontrol (kabel) membawa sinyal yang digunakan untuk timing dan sinkronisasi kejadian disemua unit.
Operasi suatu komputer dapat diringkas sebagai berikut:
-Komputer menerima informasi dalam bentuk program dan datamelalui unit input dan menyimpannya dalam memori.
 
-Informasi yang disimpan dalam memori diambil, di bawah kontrolprogram, ke unit aritmatika dan logika, di mana informasi tersebutdiproses. ÿ Informasi yang terproses meninggalkan komputer melalui unitoutput. ÿ Semuakegiatan di dalam mesin tersebut diarahkan oleh unitkontrol.

About the Author

Admin

Assalamualaikum. Saya Ahmad Mazlan, Programmer muda yang masih belajar dan ingin segera berbagi tentang dunia programming. Semua bisa menjadi Programmer selama memiliki keinginan yang kuat untuk belajar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *