Mendesain Tampilan Program

Langkah-langkah mendesain tampilan program adalah sebagai berikut:

Buat project baru dengan nama manipulasiGambar Masukkan ke dalam Form1 komponen komponen yang dibutuhkan sebagai berikut. 2 buah Button , dan 1 buah ComboBox . Atur tata letaknya kira-kira seperti pada gambar di bawah ini.
Untuk langkah selanjutnya, kita akan mengubah semua nilai properties pada masing-masing objek yang ada pada Form1, termasuk nilai properties Form1 itu sendiri. Untuk mengetahui komponen dan properties yang mana yang akan diubah, dan apa nilainya, silahkan Anda lihat pada Tabel Setelah pendesainan selanjutnya kita akan melakukan coding. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
Klik satu kali pada Form1, lalu tekan tombol F7, ketikkan kode ini di bawah using System.Windows.Forms; seperti dibawah ini.

using System.Text;
using System.Windows.Forms;
using System.Drawing.Imaging;
Keterangan Program:
  • Baris 3:

    memanggil namespace lain dengan menggunakan perintah using. Pada program ini namespace yang dipanggil adalah System.Drawing.Imaging.

Setelah itu, kembali lagi ke designer form. Klik satu kali Form1. Pada bagian Properties, klik simbol , Lalu klik dua kali pada event Paint.
Lalu, ketik kode berikut ini. Kode ini akan berjalan, ketika Form1 sedang ditampilkan (di-paint) ke layar monitor

private void Form1_Paint(object sender, PaintEventArgs e)
{
string PilManipulasi = comboPilManipulasi.Text;
Graphics g = e.Graphics;
Bitmap bmp = new Bitmap("duniadigital.jpg");
g.FillRectangle(Brushes.BlanchedAlmond, this.ClientRectangle);
Byte warnaR, warnaG, warnaB;
int x = 0;
int xn = 0;
if (PilManipulasi != "Jenis Manipulasi")
{
for (int i = 0; i < bmp.Width - 1; i++)
{
for (int j = 0; j < bmp.Height - 1; j++)
{
warnaR = bmp.GetPixel(i, j).R;
warnaG = bmp.GetPixel(i, j).G;
warnaB = bmp.GetPixel(i, j).B;
x = (warnaR + warnaG + warnaB) / 3;
if (PilManipulasi == "Grayscale")
{  xn = x;   }
else if (PilManipulasi == "Biner")
{
//BINER
if (x < 128) xn = 0;
else xn = 255;
}
else if (PilManipulasi == "Inverse (Negative)")
{
//INVERSE
xn = 255 - x;
}
bmp.SetPixel(i, j, Color.FromArgb(xn, xn, xn));
}
g.DrawImage(bmp, 20, 20, bmp.Width, bmp.Height);
}
}
else { g.DrawImage(bmp, 20, 20, bmp.Width, bmp.Height); }
g.Dispose();
}

Keterangan Program:

  • Baris 3:

    mendeklarasikan variabel string dengan nama PilManipulasi, yang berguna untuk menyimpan jenis manipulasi yang dipilih oleh user melalui ComboBox comboPilManipulasi.

  • Baris 4:

    membuat objek dengan nama g dari class Graphics, yang berguna sebagai kontrol untuk paint (menampilkan komponen ke layar).

  • Baris 5:

    membuat objek dengan nama bmp dari class Bitmap, yang berguna sebagai penampung gambar yang akan dimanipulasi.

  • Baris 6:

    menggambar objek segi empat (Rectangle) yang menutupi seluruh Form1. Setelah itu berikan warna pada Form1, yaitu warna BlanchedAlmond.

  • Baris 7:

    mendeklarasikan tiga buah variabel bertipe Byte, dengan nama warnaR, warnaG, warnaB. Yang berguna untuk menampung tiga buah bilangan warna, yaitu Red, Green, Blue (RGB).

  • Baris 8 & 9:

    mendeklarasikan variabel integer dengan nama x dan xn.

  • Baris 10:

    periksa apakah variabel PilManipulasi tidak sama dengan “Jenis Manipulasi”. Jika benar, maka jalankan proses manipulasi sesuai dengan jenis yang dipilih. Jika salah, panggil (draw) kembali gambar seperti aslinya.

  • Baris 12-15:

    melakukan perulangan mulai dari pixel pertama (dengan koordinat 0, 0) sampai dengan pixel ke sekian sesuai dengan lebar (width) dan tinggi (height) gambar.

  • Baris 16-18:

    mengambil nilai R, G, dan B dari setiap pixel yang ditentukan oleh koordinat i, j. Lalu simpan ke variabel penampung masing-masing.

  • Baris 19:

    mengambil nilai rata-rata dari warna RGB, lalu simpan hasilnya ke variabel x.

  • Baris 20-21:

    jika manipulasi yang dipilih “Grayscale”, maka isi variable xn dengan isi dari variabel x.

  • Baris 22-26:

    jika manipulasi yang dipilih “Biner”, maka isi variabel xn dengan angka 0 jika x bernilai kurang dari 128. Selain itu, isi variabel xn dengan angka 255.

  • Baris 27-28:

    jika manipulasi yang dipilih “Inverse (Negative)”, maka isi variabel xn dengan hasil pengurangan 255 dengan isi variabel x.

  • Baris 29:

    memasukkan kembali pixel yang sudah dimanipulasi nilai RGBnya. Dimana koordinat pixel ditentukan oleh i, j.

  • Baris 31:

    menggambar kembali gambar/image dengan pixel-pixel yang sudah dimanipulasi. Dengan koordinat posisi pada Form1 adalah 20, 20.

  • Baris 34:

    menggambar image yang asli, yaitu yang belum dimanipulasi.

  • Baris 35:

    melepaskan semua resource (pada memory) yang digunakan selama proses manipulasi berlangsung.

Klik dua kali tombol cmdOke, lalu ketik kode berikut ini.

private void cmdOke_Click(object sender, EventArgs e)
{
ActiveForm.Refresh();
}
Keterangan Program:
  • Baris 3: berguna untuk me-refresh form yang sedang aktif, dalam kasus ini adalah Form1. Hal ini berguna gambar hasil proses manipulasi bisa di gambar (paint) ulang.

Dan yang terakhir, kode yang berguna untuk menutup aplikasi yang kita buat ini.
private void cmdKeluar_Click(object sender, EventArgs e)
{
this.Close();
}

Coding sudah selesai, sekarang saatnya kita menjalankan program, tekan F5 maka akan tampil seperti gambar di bawah ini.

  • Gambar di atas merupakan gambar asli yang belum di manipulasi, sekarang kita akan memanipulasi gambar yang pertama adalah Grayscale pilih Grayscale pada ComboBox. Lalu tekan tombol Oke. Maka hasil manipulasinya akan tampak seperti Gambar di bawah ini
  • Berikutnya kita akan coba Biner, ganti pilihan pada ComboBox menjadi Biner. Lalu tekan tombol Oke. Maka hasil manipulasinya akan tampak seperti Gambar di bawah ini Lalu yang terakhir kita akan menampilkan citra seperti negatif photo, pilih Inverse
  • (Negative). Lalu tekan tombol Oke.  Tekan tombol Keluar, untuk menutup aplikasi.

 

Membuat efek Vector dan sketsa dengan mudah di photoshop

Setelah file di download, silahkan install dan secara otomatis akan terpasang di menu Filter. pilih RedField-Fractalius. Akan muncul aplikasinya. Anda cukup atur besar kecilnya
Mudah bukan Membuat efek Vector dan sketsa dengan mudah di photoshop
Silahkan buka photo yang akan di edit, usahakan ada awan karena efek HDR Akan terlihat timbul pada bagian awan.. tapi jika tidak ada anda bisa menggnakan photo yang ada lantainya.
Buka Topaz nya. Filter-Topaz-Adjust Topaz, pada plugin ini terdapat beberapa pilihan efek. biasanya saya menggunakan Dramatic dan Crispi untuk membuat efek HDR
Aturlah beberapa besar kecilnya poin setelah kita memilih jenis efeknya. Besar kecilnya poin ini menentukan ketajaman efek HDR yang akan kita buat.
Hasil dengan beberapa pengaturan POIN berbeda beda
Trik membuat wpap dengan photoshop

Trik membuat WPAP dengan Photoshop

Bagi anda pengguna coreldraw  mungkin sering mendengar tentang WPAP, WPAP merupakan singkatan dari Wedha’s Pop Art Potrait yang dipopulerkan oleh Wedha Abdul Rasyid yang sekaligus pembuat aliran ini. untuk membuat efek tersebut lebih mudah menggunakan aplikasi pembuat vector seperti coreldraw , illustrator. Dll.
 

Pada latihan kali ini, WPAP yang akan saya buat merupakan teknik mudahnya, yaitu dengan menggunakan Selection Tool.

  1. Siapkan foto dengan area wajah
  2. Buatlah sebuah pola dengan menggunakan Polygonall Lasso Tool, Kenapa harus dengan Polygonall Lasso Tool? Mungkin jawabnnya karena dengan toll ini kita bisa dengan bebas dan mudah membuat sebuah pola. Untuk Latihan coba Buat pola tersebut seakan kita melakukan seleksi.
  3. Berilah warna, anda bisa menggunakan Brush Tool atau Paint Bucket Tool
  4. Jika sudah mengerti, cobalah buat pola seperti dibawah dengan pengaturan warna berbeda beda.
  5. Untuk bagian bibir, sayang menggunakan warna merah muda s.d ungu Bentuk pola pada kerutan antara bibir dan hidung
  1. Pada bagian hidung buat pola pola panjang, dan untuk mata gunakan warna-warna gelap
  2. Lanjutkan membuat pola pada seluruh bagian wajah.

Untuk warna kuping anda gunakan 2-4 warna sudah cukup.

  1. Dan yang harus sabar adalah pada bagian Rambut, karena banyak pola runcing.

Jangan lupa tambahkan efek cahaya pada rambut
 

Jadi trik utama dalam membuat WPAP adalah permainan warna dan bentuk / pola sembarang  (bidang-bidang datar yang dibentuk oleh garis-garis imajiner.)

WPAP ( Wedha’s Pop Art Portrait) adalah gaya ilustrasi potret manusia (biasanya figur-figur terkenal) yang didominasi bidang-bidang datar marak warna depan, tengah dan belakang untuk menimbulkan dimensi, yang dibentuk dari garis-garis imajiner tegas dimana bentuk wajah, posisi elemen-elemen anggota wajah dan proporsinya tetap sama dengan potret aslinya dengan proses tracing kreatif yang tidak tunduk 100 persen pada apa yang sedang di trace.

About the Author

Admin

Assalamualaikum. Saya Ahmad Mazlan, Programmer muda yang masih belajar dan ingin segera berbagi tentang dunia programming. Semua bisa menjadi Programmer selama memiliki keinginan yang kuat untuk belajar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *