Tips Merawat Jaringan Komputer

Tips Merawat Jaringan Komputer

Jaringan komputer yang sudah terpasang dengan baik jangan sampai dibiarkan begitu saja tanpa perawatan yang memadai sehingga fungsi dari jaringan tersebut tidak berjalan dengan benar, untuk itu dibutuhkan tersebut agar jaringan tetap berfungsi dengan baik sebagai jalur kompunikasi antar beberapa unit komputer dalam jaringan. Jaringan yang dirawat di sini adalah jaringan Local Area Network (LAN), bukan jaringan WAN.
Untuk merawat jaringan, kita perlu mengenal beberapa perangkat yang ada dalam jaringan tersebut yaitu, komputer server, komputer client, HUB/Switch Hub, kabel jaringan dan konektor.
Beberapa komponen pokok dalam jaringan tersebut di atas perlu juga untuk dirawat agar jaringan yang terpasang benar-benar berfungsi dengan baik.
Perawatan Komputer Server
Komputer server sebagai komputer pusat, tentu bekerja secara terus menerus untuk melayani semua komputer client yang terhubung ke server tersebut, hal ini membuat komputer server juga harus diperhatikan dalam perawatan.
Perawatan pada server sehubungan dengan data-data yang tersimpan secara terpusat di server agar dikelola dengan baik, lakukan backup data pada server secara berkala.
Selain perawatan data, komputer server juga sebaiknya terdiri dari dua unit yaitu server utama dan server pengganto, karena komputer server biasanya bekerja tanpa henti 24 jam sehingga sewaktu-waktu apabila terjadi kerusakan atau perawatan rutin, server pengganti akan dipasang untuk menggantikan server utama.
 

Perawatan Komputer Klien

Komputer client tidak seperti komputer server, kalau salah satu komputer klien rusak, tidak samapi berpengaruh ke unit komputer lain dalam jaringan.
Berbeda dengan komputer server, apabila terjadi kerusakan maka komunikasi dalam jaringan bisa terputus. Meski demikian komputer klien juga tetap harus diberikan perawatan seperti membersihkan bagian dalam cpu dari debu, membersihkan virus, melakukan defrag file dan lain-lain.

Perawatan Kabel Jaringan UTP
Jalur komunikasi dalam jaringan lokal selain wireless adalah menggunakan kabel, jadi kabel selalu diperhatikan secara rutin keberadaannya. Beradasarkan pengalaman saya mengelola lab komputer, kabel merupakan komponen yang harus diperhatikan misalnya mengontrol posisi letak kabel jaringan, apakah sering dilalui tikus atau tidak, karena tikus suka sekali dengan memakan kabel.
Kalau sering dilalui tikus, sebaiknya pasang jebakan tikus, lem tikus atau apalah yang penting dengan tujuan mengusir tikus agar tidak mengganggu kabel jaringan.
 

Perawatan Konektor RJ45

Konektor sebagai penghubung antara kabel dengan kartu jaringan (LAN Card/Network Card) juga harus diberikan perhatian dalam perawatan. Perawatan yang biasa saya lakukan di lab komputer yang saya kelola adalah dengan membersihkan pin kuningan di setiap konektor.
Memang sedikit melelahkan karena pin konektor sangat kecil sehingga membutuhkan ketelatenan untuk membersihkannya. Untuk membersihkan pin konektor bisa menggunakan ampelas atau boleh juga menggunakan peniti untuk membersihkan jamur-jamur yang tumbuh di sela tempat pin berada.
Setelah dibersihkan, jangan lupa disikat dengan sikat.
 
Perawatan HUB/Switch HUB
Selain server sebagai pusat pengolahan data, fungsi HUB juga tidak kalah pentingnya, karena apabila HUB mengalami masalah, maka komputer yang terhubung ke jaringan melalui HUB tersebut ikut bermasalah dan tidak dapat berkomunikasi dengan baik dengan perangkat komputer yang lain.
Tempatkan HUB di ruangan yang bersuhu udara tidak terlalu panas, bersihkan bagian luar casing HUB dari debu agar debu tidak terlalu banyak yang masuk ke bagian dalam HUB.
 
Tips Merawat Jaringan Komputer di atas merupakan tips secara garis besarnya saja, anda sebagai pengelola jaringan harus dapat mengetahui rancangan jaringan yang ada sehingga memudah dalam perawatan, misalnya menandai setiap kabel yang terhubng ke komputer klien dan komputer server atau dari komputer ke HUB.
Hal ini sangat penting untuk membantu dalam melakukan perawatan jaringan komputer.

keuntungan penggunaan jaringan komputer

  • Dapat berbagi sumber daya.
  • Ketahanan data tinggi.
  • Menghemat biaya.
  •  Berbagi hardware.
  • Memberikan keamanan dan keteraturan data.
  • Manajemen sumber daya lebih efisien.
  •  Mempertahankan informasi agar tetap handal dan up-to-date.
  •  Membantu mempercepat proses berbagi data (data sharing).
  •  Memungkinkan kelompok-kerja berkomunikasi dengan lebih efisien.
  •  Membantu usaha dalam melayani klien mereka secara lebih efektif.

 

About the Author

Admin

Assalamualaikum. Saya Ahmad Mazlan, Programmer muda yang masih belajar dan ingin segera berbagi tentang dunia programming. Semua bisa menjadi Programmer selama memiliki keinginan yang kuat untuk belajar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *