Pengembangan Aplikasi Dan Analisis Pemecahan Masalah

Mengumpulkan Informasi/Mencoba

Dalam membangun suatu program atau aplikasi komputer, diperlukan strategi dan langkah langkah sehingga program dapat berjalan seperti yang diharapkan oleh pengguna. Langkah langkah inilah yang menjadi strategi bagaimna masalah dapat dipecahkan.
Di sinilah peran penting Pengembangan Algoritma Aplikasi
algoritma dalam pengembangan aplikasi. Namun demikian sebelum membuat algoritma ataulangkah-langkah penyelesaian masalah maka harus terlebih dahulu diketahui apa permasalahan dan apa saja yang dibutuhkan sebelum memecahkan masalah.
Ketika langkah-langkah penyelesaian masalah sudah diperoleh maka langkah berikutnya adalah mengimplementasikan dalam bentuk kode program sehingga menghasilkan program. Program pun juga harus diuji
cobakan terlebih dahulu sehingga terhindar dari kesalahan-kesalahan baik kesalahan teknis ataupun algoritmis. Program yang sudah lolos uji coba dapat digunakan oleh pengguna, dengan tetap senantiasa evaluasi kesesuain program dengan kebutuhan pengguna. Dari uraian singkat di atas, menggambarkan bahwa dalam mengembangkan aplikasi tidak sekedar koding dan koding tapi perlu strategi dan langkah-langkah yang terstruktur. Untuk menyusun sebuah komputer diperlukan langkah-langkah berkut. Untuk menyusun sebuah program yang besar dan kompleks, pemrogram membutuhkan tahapan penyusunan yang sistematis dan terpadu, yaitu:

1. Definisi Masalah

Pada tahap ini programmer harus mengetahui masalah yang akan diselesaikan, apa tujuan dan kegunaan program yang akan dibuat. Untuk itu diperlukan pengumpulan data baik lewat wawancara terutama pengguna program, dan ketersediaan sumber daya yang akan digunakan dalam pengembangan dan penerapan progam yang akan dibuat. Sebagai contoh program pembayaran rekening listrik di atas. Program harus bisa otomatis menghitung besarnya tarif listrik berdasarkan kelas pengguna, batas daya dan besarnya penggunaan daya.

2. Analisis Kebutuhan

Berdasarkan data yang diperoleh mengenai masalah yang akan diselesaikan, langkah selanjutnya adalah mengumpulkan kebutuhan untuk pengembanagan program. Untuk bisa menghitung besar tarif listrik, pengguna harus menyiapkan tabel penentuan TDL berdasarkan ketentuan dan cara perhitungannya sehingga bisa menyusun
algoritmanya. Selain itu kebutuhan-kebutuhan yang mendukung fungsi tujuan juga harus diperhatikan, misalkan bagaimana hasil perhitungan harus ditampilkan, apakah perlu dicetak atau tidak, atau misalkan data pelanggan dan pemakaian daya harus  diambil langsung ke database PLN. Maka ini kebutuhan yang harus disiapkan agar program dapat berjalan.

3. Penyusunan Algoritma

Jika kebutuhan program sudah teridentifikasi, langkah selanjutnya adalah menyusun algoritma atau langkah-langkah penyelesainnya. Hal ini penting untuk memeudahkan penyusunan program. Tahap ini juga disebut sebagai tahap desain. ini dapat disajikan dalam bentuk flowchart sehingga mudah oleh programmer untukmenuangkannya ke dalam bahasa Pemrograman.

4. Pengkodean/Pemrograman

Setelah proses desain atau penyusunan algoritma dilakukan, tahap selanjutnya adalah menuangkannya ke dalam bahasa pemrograman. Bahasa Pemrogramandipilih sesuai dengan hasil analisis kebutuhan program. Jika program memerlukan database untuk menyimpan, mengakses informasi, atau program harus mempunyai tampilan menarik dengan berbagai tombol dan menu, maka bahasa Pascal tidak cocok untuk itu karena masih sangat sederhana. Untuk itu diperlukan pemrograman visual seperti Delphi, VB net, dan sebagainya.

5. Testing dan Debugging

Setelah proses pengkodean dilakukan langkah selanjutnya adalah melakukan uji coba (testing) dan debugging. Langkah uji coba ini penting untuk mengetahui apakah program yang telah dihasilkan memberikan solusi yang benar sesuai dengan yang diharapkan. Jika belum maka perlu proses debugging untuk mengetahui di mana letak kesalahannya dan bagaimana cara memperbaikinya.

6. Pemeliharaan

Program yang sudha berhasil diujicobakan kemudian diaplikasikan oleh pengguna. Selama program digunakan kekurangan-kekurangan dicatat dan digunakan untuk memperbaiki program yang sedang dijalankan. Pada proses ini modifikasi program dapat dilakukan untuk memperbaiki kesalahan dan peningkatan performance. Langkah-langkah pengembangan ini dikenal dengan Model Waterfall (air Terjun)

Analisis dan Desain Algoritma

Algoritma yang baik tidak hanya sekedar benar dalam menentukan solusi, namun juga harus efektif dan efisien. Kriteria efektif berdasarkan seberapa bagus (optimal) penyelesaian yang dihasilkan, sedangkan efisien ini biasanya terkait dengan waktu eksekusi untuk menyelesaiakn suatu masalah. Dua buah algoritma memberikan hasil yang benar untuk suatu permasalahan. Salah satu algoritma disebut lebih efisien jika waktu yang diperlukan untuk mengakses proses lebih sedikit dibandingkan dengan yang lain. Namun demikian dengan kecanggihan komputer sekarang, selisih waktu eksekusi biasanya sangat kecil sehingga seakan-akan sama, padahal berbeda seper
sekian detik.
Sebagai contoh kalian bisa membandingkan dua buah mesin pencari. Mesin cari bisa kita katakan efektif jika konten yang diberikan benar-benar sesuai dengan harapan user. Sedangkan efisien terkait dengan berapa lama waktu pencarian.

Pengembangan Algoritma Aplikasi

Untuk suatu permasalahan yang rumit ada beberapa strategi yang diterapkan. Strategi strategi ini dituangkan dalam desain algoritma. Ada beberapa strategi teknik pemecahan masalahdalam algoritma, di antaranya adalah:

1. Divide and Conquer

Teknik ini digunakan untuk mememcahkan masalah dalam skala yang besar kemudian membagi-baginya menjadi masalah yang lebih sederhana. Dari masalah yang sederhana ini diselesaikan dan hasilnya digabungkan dengan solusi dari bagian yang lain sehingga didapatkan solusi dari permasalahan utama.

2. Decrease and Conquer

Berbeda dengan divide and conquer, teknik ini tidak membagi maslah utama menjadi beberapa bagian, tapi mengurangi ukuran dari permasalahan utama sehingga menjadi lebih sederhana.

3. Transform and Conquer

Teknik ini merubah penyajian masalah ke dalam bentuk lain agar lebih mudah diselesaikan.Sebagai contoh : Menyelesaikan sistem persamaan linear dengan matriks.

About the Author

Admin

Assalamualaikum. Saya Ahmad Mazlan, Programmer muda yang masih belajar dan ingin segera berbagi tentang dunia programming. Semua bisa menjadi Programmer selama memiliki keinginan yang kuat untuk belajar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *