Pemograman Dasar Mengenai Operasi

  • Definisi Operator dan Operand

Operand adalah nilai atau data asal yang digunakan dalam suatu operasi. Operator dapat didefinisikan sebagai simbol atau instruksi khusus yang digunakan untuk memanipulasi operand.

  • Operator Relasional 

Operator Relasional adalah operator yang digunakan untuk menentukan relasi atau hubungan dari dua buah operand.

  • Operator Aritmatika

Operator aritmatika adalah operator yang digunakan untuk melakukan operasi-operasi perhitungan aritmatika seperti penjumlahan, pengurangan, pembagian, perkalian dll. Dalam bahasa pemrograman Pascal operator aritmatika dapat dibagi menjadi 2, yaitu :

  1. Operator Aritmatika Unair

Operator aritmatika unair adalah operator aritmatika yang hanya melibatkan 1 operand saja.

  1. Operator Aritmatika Biner

Operator aritmatika biner adalah operator aritmatika yang melibatkan 2 buah operand.
berikut ini adalah contoh program sederhana yang memanfaatkan operasi aritmatika pada FreePascal:
Contoh :
Jika diketahui a = 1 dan b = 2. Buatlah program pada FreePascal untuk memperoleh hasil operasi a + b !
 

Program Penjumlahan;
var a,b:integer;
begin
a:=1;
b:=2;
Writeln('a + b = ', a+b);
Write('Press any key to continue...');
Readln;
end.

Contoh 1 :
Diketahui sebuah persegi panjang dengan panjang 10 cm dan lebar 5 cm. Buatlah program menggunakan FreePascal untuk menghitung luas dari persegi panjang tersebut!

Program LuasPersegi;
var p,l:integer;
begin
p:=10;
l:=5;
Writeln('Luas Persegi = ', p*l ,’cm2’);
Write('Press any key to continue...');
Readln;
end.

Contoh 2 :
Willy mempunyai 7 buah permen. Dia berencana akan membagi permen yang dimiliki kepada 3 orang adiknya dengan jumlah yang sama banyak. Dengan menggunakan FreePascal hitunglah jumlah permen yang diterima masing-masing adik willy dan apakah ada sisanya?

Program permen;
begin
writeln('permen yang diperoleh = ', 7div3);
writeln(‘sisa permen willy = ’,7mod3)
write('press any key to continue...');
readln;
end.

2. Pemanfaatan Operator Aritmatika

Setelah kita memahami penggunaan operator aritmatika maka pada kegiatan belajar kali ini akan membahas mengenai pemanfaatan operator aritmatika untuk menyelesaikan berbagai masalah sehari-hari dengan memanfaatkan Freepascal.
Misal kita diminta menyelesaikan permasalah dibawah ini menggunakan program pascal :
Sebuah perusahaan komputer memiliki 5 unit penjualan dengan setiap unit memiliki laba per bulannya adalah sebagai berikut :
unit 1 = Rp 2.456.750,00
unit 2 = Rp 2.738.900,00
unit 3 = Rp 1.578.000,00
unit 4 = Rp 1.875.000,00
unit 5 = Rp 2.123.000,00
akan dicari laba total dan rata-rata laba dari penjualan produk perusahaan komputer tersebut.
 
Tujuan dari penyelesaian masalah di atas adalah untuk mencari jumlah dan rata-rata laba dari perusahaan komputer.
 
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menentukan input dan tipe data yang dibutuhkan program yang akan dibuat. Apabila kita cermati, input dari masalah di atas adalah laba dari setiap unit penjualan. Dari masalah tersebut kita dapat memisalkan :
Variabel a = laba dari unit penjualan 1
Variabel b = laba dari unit penjualan 2
Variabel c = laba dari unit penjualan 3
Variabel d = laba dari unit penjualan 4
Variabel e = laba dari unit penjualan 5
Dan variabel variabel tersebut bertipe integer. Kemudian kita harus mentranslasikan input di atas menjadi kode yang dikenali oleh FreePascal, seperti di bawah ini :

//deklarasi tipe variabel
var    a,b,c,d,e:integer;
rata,jumlah:real;
//input data
write('Masukkan laba dari toko a = Rp.');
readln(a);
write('Masukkan laba dari toko b = Rp.');
readln(b);
write('Masukkan laba dari toko c = Rp.');
readln(c);
write('Masukkan laba dari toko d = Rp.');
readln(d);
write('Masukkan laba dari toko e = Rp.');
readln(e);

Setelah menentukan input dari program yang akan dibuat maka langkah selanjutnya kita harus menentukan cara atau metode untuk mengolah data input menjadi data yang dikehendaki. Dalam masalah ini, data yang ingin dicari / ditampilkan adalah rata-rata dan jumlah laba dari semua unit penjualan. Untuk memperoleh rata-rata dan jumlah laba maka kita harus melakukan perhitungan sebagai berikut :

∑x=𝒙1+𝒙2+....+𝒙n
ẋ =𝒙1+𝒙2+....+𝒙n
n
Maka dalam konteks masalah di atas, untuk mencari rata-rata dan total laba dari semua unit penjualan adalah

Total laba = Laba Unit 1 + Laba Unit 2 + Laba Unit 3 + Laba Unit 4 + Laba Unit 5
Rata-rata laba = Total laba : 5
Kemudian kita translasikan perhitungan di atas menjadi kode pascal :
 

//Menhitung Total Laba
jumlah :=(a+b+c+d+e);
//Menampilkan Total laba
writeln('Jumlah laba dari kelima toko tersebut adalah
Rp',jumlah:6:0);
// Menghitung Rata-rata Laba
rata :=((a+b+c+d+e)/5);
// Menampilkan Rata-rata Laba
writeln('laba rata-rata dari kelima toko tersebut adalah
Rp',rata:6:0);
Setelah komponen deklarasi variabel, input dan proses pengolahan variabel telah dibuat maka langkah selanjutnya adalah merangkai semua komponen menjadi satu dan melengkapinya dengan komponen tambahan agar program dapat berjalan dan ditampilkan dengan baik. Di bawah ini adala sourcecode yang lengkap dari program menghitung rata-rata serta total laba dari perusahaan komputer tersebut :

 

Program rata2;
uses crt;
//deklarasi variabel yang digunakan
var a,b,c,d,e,rata,jumlah:real;
begin
{Program untuk menghitung rata-rata dan jumlah laba}
//menghapus tampilan layar awal
clrscr;
writeln('==================================================’);
writeln('Program Perhitungan Rata-rata dan Jumlah Laba');
writeln('==================================================');
writeln('');
//input laba toko pertama
write('Masukkan laba dari dealer a = Rp'); readln(a);
writeln('');
//input laba toko kedua
write('Masukkan laba dari dealer b = Rp'); readln(b);
writeln('');
//input laba toko ketiga
write('Masukkan laba dari dealer c = Rp'); readln(c);
writeln('');
//input laba toko keempat
write('Masukkan laba dari dealer d = Rp'); readln(d);
writeln('');
//input laba toko kelima
write('Masukkan laba dari dealer e = Rp'); readln(e);
writeln('');
writeln('==============================================');
writeln('');
jumlah :=(a+b+c+d+e+f+g+h+i+j);
writeln('Jumlah laba dari perusahaan motor X tersebut adalah
Rp',jumlah:6:0);
writeln('');
rata :=((a+b+c+d+e)/5);
writeln('laba rata-rata dari semua dealer penjualan adalah
Rp',rata:6:0);
writeln('');
writeln('===============================================');
readln;
end.

 3. Fungsi Aritmatika 

Kita dapat melakukan berbagai operasi dasar dengan
menggunakan operator aritmatika seperti penjumlahan, penguranga, pembagian dan perkalian.Namun bagaimana jika kita dihadapkan dengan ekspresi matematika di bawah ini?

  • Sin θ
  • Cos θ
  • A+ B2
  • A=πr2

Kita akan kesulitan mengakomodasi permasalahan di atas dalam FreePascal jika hanya menggunakan operator aritmatika yang telah dipelajari sebelumnya. Maka Freepascal mengakomodasi permasalahan tersebut dengan menyediakan berbagai bentuk fungsi matematika yang lazim digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Berikut contoh- contoh fungsi aritmatika pada freepascal yang sering digunakan :

  •  ABS : ABS merupakan fungsi matematika dalam pascal yang berguna untuk menghasilkan nilai mutlak
    dari sebuah bilangan negatif . Sintax : ABS(x)
  •  FRAC : Merupakan fungsi matematika dalam Pascal yang berguna untuk menghasilkan nilai desimal dari bilangan real. Sintax : FRAC(x)
  •  INT : Berguna untuk membulatkan angka pecahan menjadi sebuah bilangan bulat positif. Sintax :
    INT(x).
  • LN : Berfungsi untuk menghasilkan nilai logaritma dari sebuah bilangan. Sintax : Ln(x)
  •  SIN : Sintaks sin berfungsi untuk menghitung nilai sinus dari sebuah bilangan yang biasanya digunakan untuk menghitung sudut tertetu dari 0 derajat samapi 360 derajat pada operasi metematika. Sintax : Sin(x).
  •  SQR : Berfungsi untuk melakukan perhitungan kuadrat dari sebuah bilangan. Sintax : SQR(x)
  •  SQRT : Berfungsi untuk melakukan penghitungan akar kuadrat dari sebuah bilangan. Sintax : Sqrt(x)
  •  PRED : Perintah PRED digunakan untuk menghsilkan nilai yang lebih kecil darinya. Perintah PRED hanya dapat digunakan pada tioe data numerik, character dan boolean. Sintax : PRED(x)
  •  SUCC : Perintah SUCC digunakan untuk menghasilkan nilai yang lebih besar darinya. Sama seperti perintah PRED, SUCC hanya dapat digunakan pada tipe data numerik, karakter dan boolean. Sintax : SUCC(x)
  •  ODD : Digunakan untuk menentukan sebuah bilangan apakah termasuk bilangan ganjil atau bukan. Output dari operasi out adalah boolean. Sintax : ODD(x)
  •  INC : Digunakan untuk menambah nilai bilangan numerik sebesar 1. Sintax : INC(x)
  • DEC : Digunakan untuk mengurangi nilai bilangan numerik sebesar 1. Sintax : DEC(x)

 4. Pemanfaatan Fungsi Aritmatika 

Di bawah ini merupakan contoh masalah yang dapat kita selesaikan dengan memanfaatkan fungsi aritmatika pada FreePascal :
Diketahui : Segitiga ABC dengan sudut siku-siku . Panjang AB = 3 cm dan panjang BC = 4 cm. Tentukan panjang AC.
Untuk mencari panjang AC dapat memanfaatkan teorema Phytagoras yang telah dipelajari di bangku sekolah dasar. Dari bentuk umum Phytagoras, apabila diamati bentuk tersebut secara garis besar memanfaatkan bentuk kuadrat dan bentuk akar. Dan dalam bahasa pemrograman Pascal juga dumuat tentang fungsi SQR (x) dan SQRT (x) yang mana kedua fungsi itu mengacu pada operasi kuadrat dan operasi akar dari suatu bilangan.
Setelah itu, kita harus menyusun sourcecode yang sesuai dengan masalah 1. Berikut ini alternatif code yang bisa digunakan untuk menyelesaikan masalah :
program Segitiga; uses crt;

//deklarasi variabel
var a,b:integer;
c:real;
begin
clrscr;
//judul program
writeln('=========================================');
writeln('Hitung sisi miring segitiga siku-siku');
writeln('=========================================');
writeln;
//pemberian nilai variabel a
a:=3;
//menampilkan isi variabel a
writeln('AB = ',a);
//pemberian nilai variabel b
b:=4;
//menampilkan isi variabel b
writeln('BC = ',b);
writeln('');
writeln('==========================================');
//operasi phytagoras
c:=sqrt(sqr(a)+sqr(b));
//menampilkan AC
writeln('AC = ',c:1:0);
writeln('===========================================');
readln;
end.
5. Operasi Logika
Operator logika digunakan untuk menentukan nilai boolean dari satu atau beberapa operand. Operator logika bekerja sebagaimana hukum-hukum logika yang ada dalam hukum matematika.
  • Operator Bitwise

Operasi bit digunakan untuk melakukan manipulasi bit pada bilangan bertipe data Byte dan word. Operator bitwise mirip dengan operator aljabar yang mengolah data bertipe byte dan word sehingga menghasilkan nilai output berupa bilangan juga.

  • Konversi Bilangan Biner

Bilangan biner terdiri atas dua jenis, yaitu true (1) dan false (0). Nilai true mewakili bilangan 1 atau kondisi saklar listrik dalam kondisi ON, sedangkan false mewakili bilangan 0 atau kondisi saklar listrik dalam kondisi OFF.
 

About the Author

Admin

Assalamualaikum. Saya Ahmad Mazlan, Programmer muda yang masih belajar dan ingin segera berbagi tentang dunia programming. Semua bisa menjadi Programmer selama memiliki keinginan yang kuat untuk belajar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *